ROI tracking

Youtube 100 subscribers

2

 
Dapat mencapai 100 pelanggan di channel Youtube kamu untuk saat-saat sekarang ini adalah suatu hal yang luar biasa.

Kenapa?

  • Karena persaingan di dunia per-Youtube-an yang semakin hari semakin ketat.
  • Trending Vlog yang sedang membahana menciptakan banyak video-video creator baru yang kreatif dan informatif.
  • Belum lagi banyaknya rumah-rumah produksi pro besar/kecil dan skala Nasional yang ikut berkecimpung di dunia Kreasi Video Online.
  • Ga usah bahas masalah channel milik televisi Nasional deh. Itu sudah jelas. 🙂
  • Youtube yang semakin ketat dalam Perlindungan Hak Cipta.
  • Dan yang paling menyedihkan adalah Youtube yang semakin perhitungan dalam soal bagi-bagi uang hasil menampilkan iklan di video milik kamu.
  • Dan lain-lain, bermacam-macam hal yang bisa dan mungkin kamu alami di Youtube.
  • Oh yah satu lagi, makin besarnya kesadaran orang-orang Indonesia tentang biaya menonton video Youtube yang dibayar pakai kuota untuk tiap kali menontonnya, dibandingkan dengan nonton TV rumahan yang gratis, :).

 

Begitulah suka duka menjadi Youtuber, selama kamu tetap giat dan pantang menyerah, yakin saja suatu hari akan berbuah.
Kalau tidak, yah mungkin berarti Youtube bukan buat kamu.

Lanjut bahas tentang apa yang kira-kira akan kamu dapat kalau Channel kamu berhasil mendapatkan 100 pelanggan (subscribers).

Berdasarkan pengalaman pribadi saya ber Youtube-ria yang tidak seberapa ini, inilah yang bakal kamu dapatkan. Dikirimkan langsung ke inbox email kamu, hehehe.

mencapai_100_youtube_subscriber

Bukan uang bukan barang yah, melainkan sebuah ucapan selamat yang dikemas cantik oleh Tim Kreatif Youtube. Sebuah apresiasi yang lumayan daripada ga ada. 🙂
 

Saya pribadi bukanlah Youtuber aktif yang tiap saat bisa upload video. Karena waktu dan kesempatan saya untuk melakukan proses produksi video sangat terbatas.

Buat para Youtuber tahu sendiri kan berapa banyak waktu yang dipakai untuk proses editing aja, apalagi kalau mau videonya cakep banget, bagus sekali.

Jadi prestasi yang bisa dicapai yah hanya begitu saja.

Itupun sejak terima email itu sampai hari ini saya belum lihat sama sekali bagaimana keadaan Channel Youtube saya itu.

Apakah pelanggannya masih tetap sama, atau bertambah, atau mungkin saja berkurang!?

Kalau tanya penghasilan yang saya peroleh dari Youtube???

Aduh itu pertanyaan yang sangat tak sopan untuk Youtuber kelas pasif macam saya ini yah. 🙂

Terus terang aja Rp.100,- pun belum ada di bagi-bagi sama kang Google.

Belum layak katanya, tunggu $100 dulu baru bisa minta transfer, sementara sekarang baru sekitar Rp 2,000,- itupun udah berbulan-bulan, kalo bukan tahunan kayanya, aduh!
 

Yah begitulah, intinya saya tidak bermaksud menghancurkan semangat, cita-cita, atau impian Youtube teman-teman.

Saya cuma berbagi pengalaman saja, supaya teman-teman bisa ambil pelajaran dari ‘kemalasan’ saya yang tidak berfaedah ini.

Supaya teman-teman jangan pernah kendur.

Terus aktif dan kreatif menghasilkan video-video orisinal karya teman-teman supaya bisa dinikmati dunia.

Sekaligus memperlihatkan kepada dunia akan kreatifnya dan cerdasnya orang-orang Indonesia.

Kalau ada teman-teman yang bersedia berbagi pengalaman Youtube-nya di sini boleh-boleh saja yah.

Langsung kontak saya saja.
 

Mungkin suatu hari nanti kalau kegiatan offline saya sudah bisa agak longgar, saya bisa kembali bergelut di dunia video-memvideo di Youtube:

    Mencari ide
    Siapin bahan bakunya
    Buat videonya
    Editing
    Sharing

Tetap utamakan karya asli dan menghindari pencurian video milik orang lain yah.

Karena kalau kamu pas kena sialnya, bisa lama, bisa juga secepatnya Youtube mengetahui itu.

Akibatnya akun Youtube Adsense kamu bisa kena ban, apalagi dengan adanya peraturan Youtube yang semakin ketat itu.

Selamat ber-Youtube yah, semoga sukses.
 

Penulis, Pembelanja, dan pemain game musiman - kalau lagi tidak sibuk. Mengerjakan proses editing semua artikel babicodet postbook blog. Menyumbangsikan penulisan-penulisan yang hanya berdasar pada Pengalaman Pribadi. Sesuatu yang biasa saja buat seorang wanita yang biasa-biasa saja. Dengan satu harapan, semoga dapat memberi manfaat buat orang lain.

Share

2 Responses

  1. Artikel bagus mbak cuma sayang gw anti youtub, nonton Ariel No ah di TV Nasional gratis, lha giliran nonton Budianto Entah Siapa Dia di Budi Channelnya Youtube mesti bayar pake kuota, beh maaf sorry-sory aja gw bukan salah satu penggemar Youtube.
    Nonton orang biasa dan bukan siapa2 aja kok mesti bayar, ogah! Thanks artikelnya mbak.

    • Thanks buat komennya, tiap orang berhak untuk berpendapat jadi tidak masalah mas. Memang tidak semua orang adalah konsumen youtube masih banyak juga yang suka hiburan konvensional, contohnya sebagian besar keluarga saya, tidak masalah. ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Post comment

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.