Valentino Rossi menang San Marino Grand Prix

valentino rossi motogp

Kesuksesan yang manis; Valentino Rossi menyemprot kerumunan dari podium di Grand Prix San Marino. Foto: Reuters
 

Valentino Rossi menjuarai Grand Prix San Marino pada hari Minggu, di lintasan kampung halamannya, setelah juara dunia MotoGP Marc Marquez jatuh dan berakhir di peringkat 15.

Rossi mencatat waktu 44 menit – 14,586 detik, 1,578 detik di depan rekan setimnya di Yamaha Jorge Lorenzo dan membuat para penggemarnya sontak kegirangan sebagaimana ini merupakan kemenangan pertamanya untuk musim ini.

Dani Pedrosa berada di posisi ketiga, empat detik lebih di belakang Rossi.

Sirkuit The Misano terletak dekat kampung halaman Rossi di Tavullia dan ini merupakan kemenangan pertama sang juara dunia sembilan kali ini ditanah Italia sejak ia menang di lintasan yang sama pada tahun 2009.

“Ini kemenangan yang sangat luar biasa, dengan performa Marquez yang sangat memukau, ini merupakan hal yang tidak mungkin sering terjadi”, kata Rossi.

“Ini adalah saat yang tepat dan saya mengambil keuntungan dari itu, berkat Yamaha yang lebih baik daripada Honda.”

Sirkuit The Misano berubah nama setelah pembalap MotoGP Marco Simoncelli, yang meninggal setelah kecelakaan di Grand Prix Malaysia 2011. Dengan kesedihan yang sangat mendalam Rossi mendedikasikan kemenangannya kepada almarhum temannya itu.

Rossi berada di urutan ketiga di grid, di belakang Lorenzo dan Andrea Iannone, dengan Marquez yang start dari baris kedua untuk pertama kalinya musim ini mengincar kemenangan ke-12 dalam 13 balapan yang dimenanginya.

Marquez dan Rossi bersaing ketat sejak awal, keduanya melewati Lorenzo di lap keempat.

Rossi, pembalap berusia 35 tahun ini, mendahului Marquez ketika pembalap muda dari Spanyol itu jatuh di tikungan kanan di lap ke-10. Marquez berhasil bangkit kembali tetapi hanya bisa menyelesaikan di urutan ke-15, 1: 15,948 di belakang Rossi.

“Menang adalah tujuan utama musim ini dan saya berhasil melakukannya. Saya tahu saya bisa melakukannya dan saya terus berusaha dan percaya itu, apapun yang terjadi”, ujar Rossi.

“Saya beberapa kali sudah begitu mendekati Marquez, saya terus mengatakan pada diri saya bahwa hal itu pasti akan terjadi, suatu hari Marquez tidak akan tampil 100 persen dan saya harus siap.”

Ini merupakan kemenangan Rossi yang ke-107 dalam karirnya yang luar biasa, tapi merupakan yang pertama kalinya sejak GP Belanda tahun lalu dan adalah kemenangan kedua dalam empat musim.

Lorenzo, yang telah memenangkan tiga gelaran terakhir Grand Prix San Marino, menyelesaikan diposisi kedua dalam kali ke-empatnya ini.

Pedrosa berhasil menutup selisih menjadi 74 poin di belakang Marquez. Berada jauh dari posisi Rossi.

Kemenangan ini merupakan kemenangan yang datang dalam 18 tahun dan 27 hari karir kemenangan-kemenangan Rossi sejak kemenangannya yang pertama dan merupakan rekor baru. Loris Capirossi adalah pembalap terlama yang pernah menang sebelumnya, dengan selisih 17 tahun dan 49 hari antara kemenangan pertama dan terakhir.

Penulis tamu yang menyumbangkan tulisan-tulisannya untuk di tayangkan di situs babicodet[dot]com.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Post comment

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.