Perlukah memiliki Website atau Blog?

0

Ini pertanyaan yang paling umum sekali di benak orang-orang yang senang berselancar di dunia maya.

Perlu tidaknya kamu memiliki website atau blog tergantung tujuan kamu di dunia maya itu. Kalu untuk sekedar surfing, memiliki akun sosial media saja sudah cukup.

Berdagang skala kecil dengan volume rendah, di situs e-commerce seperti Tokopedia dan lain-lain, juga sudah memadai.

 

Keuntungan pakai Sosmed 1

Secara teknis, dengan satu sosial media saja kamu sudah bisa melakukan banyak hal tanpa direpotkan oleh tetek bengek seperti; sewa akun hosting, perpanjangan sewa pakai domain, dll. Pokoknya lebih praktis lah.

Pengecualian untuk Blog komunitas macam Blogger dan WordPress, disitu kamu bisa punya blog rasa situs yang tetap bisa kamu kostum sendiri tata letak, warna dan suasananya, sambil tetap terbebas dari urusan hosting dan domain.

Cuma info tambahan aja, sebenarnya akun sosmed seperti facebook, twitter dan lain-lain itu juga konsepnya blog dalam kumpulan komunitas.

Cuma perbedaannya dengan blogging di Blogger, WordPress, dan lain-lain, di sini kamu tidak diberi kebebasan untuk mengatur tata letak/warna/apapun juga, karena semua sudah terformat baku, kamu tinggal isi saja dengan apa yang kamu sukai, biasa dibilang di-isi dengan ‘kontent’.

Padahal kontent juga artinya Isi, berarti menurut yang umum berlaku, kamu tinggal isi Isi, :).

Banyak yang mengistilahkan Akun Sosmed sebagai Micro Blogging, tapi saya lebih suka memandangnya sebagai Instant Blogging.

Yang paling menyolok adalah di penggunaan nama domain.

Selama kamu masih bercokol di akun situs besar seperti Facebook, Twitter, Blogger, WordPress, seperti apapun terkenalnya kamu, nama kamu tetap tidak bisa tercantum sebagai nama utama domain.

Contoh, domain kamu akan seperti ini dialamat akun Facebook kamu; www.facebook.com/markisa
Menunjukkan bahwa kamu numpang di Facebook.

Dengan domain pribadi, alamat kamu bisa menjadi seperti ini; www.markisa.com

Keuntungan pakai Sosmed 2

Kelebihan lain numpang di situs sosmed, di situ sudah banyak terkumpul akun berbagai-bagai orang dari berbagai-bagai lokasi dan profesi, jadi kesempatan untuk mendapatkan kunjungan ke halaman kamu lebih besar. Sangat menguntungkan buat kamu yang berdagang.

Sementara dengan situs sendiri di domain pribadi, kamu perlu menambahkan sedikit usaha untuk mencari lalu lintas kunjungan.

Tujuannya supaya lebih banyak orang yang berkunjung dan melihat dagangan kamu.

Jadi ilustrasinya kurang lebih begini; berdagang di akun sosmed ibarat berdagang di Pasar, sementara berdagang di domain pribadi ibarat berdagang di ruko sendiri.

Secara kasar kurang lebih begitu penjelasannya, lebih lanjutnya kita bahas di artikel berikutnya yah.

Thanks yah.

Penulis, Pembelanja, dan pemain game musiman - kalau lagi tidak sibuk. Mengerjakan proses editing semua artikel babicodet postbook blog. Menyumbangsikan penulisan-penulisan yang hanya berdasar pada Pengalaman Pribadi. Sesuatu yang biasa saja buat seorang wanita yang biasa-biasa saja. Dengan satu harapan, semoga dapat memberi manfaat buat orang lain.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.