Pengalaman pertama belanja online di Zilingo

Belanja Online di Zilingo untuk pertama kalinya!

Tanpa bermaksud mendiskreditkan karena masalahnya sendiri sudah terselesaikan, saya menulis artikel ini dengan tujuan berbagi pengalaman pribadi, terutama kepada teman-teman yang baru berencana untuk berbelanja, udah mau Lebaran kan?.

Dilihat mulai halaman depan sampai halaman-halaman selanjutnya, sampai ke semua keterangan dan informasi yang disediakan dihalaman depan, Zilingo keliatan begitu meyakinkan.
Ibarat Amazon versi Asia.

Apalagi ada tagline-nya Keaslian 100% telah diverifikasi, Tersedia bayar ditempat, dll.

Yang paling bikin saya tergiur itu tulisan 100% asli-nya itu.
 

Pemicunya adalah…

 
karena belum lama dari situ saya baru saja belanja parfum di Tokopedia.
Sudah bertanya sama penjualnya, penjualnya jamin bahwa barangnya pasti asli karena dia hanya menjual barang orisinal, katanya begitu.

Tunggu kurang lebih 5 hari (karena penjualnya lama banget menanggapi pesanan padahal sudah terkonfirmasi sama pihak Tokopedia – di Tokopedia tersedia fitur yang memungkinkan kita, pihak pembeli, bisa tahu kalau seandainya penjual berlama-lama dalam merespon transaksi), akhirnya barangnya sampai juga.

Begitu sampai saya langsung buka, dan periksa mulai dari dos sampai ke botol bahkan pantat botolnya, udah keliatan ada yang berbeda sih kalo dibanding dengan parfum yang saya beli di mal. Perasaan saya langsung beda.

Dan pamungkasnya waktu parfumnya disemprotin ke lengan saya, tunggu 15-20 menit dan tadaaaa.. sudah kuduga, parfumnya plasu alias palsu, KW, atau apapun istilahnya.

Ada aroma yang khas keluar dari situ, khas KW maksudnya, haha. 😊

Kenapa saya biarkan agak lama? karena saya tidak mau langsung menuduh palsu begitu saja. Memang di kemasan dan botolnya yang sama sekali tidak ada kode penjualannya, tapi kan kita tidak tahu proses distribusinya sewaktu baru mau diedar itu bagaimana. Yah walaupun sudah mencurigakan sih.

Kecewa, seperti yang banyak di testi-in orang-orang bahwa yang beredar di dunia online kebanyakan parfum kelas KW.

Yah sudahlah, saya tidak mau berpanjang-panjang lagi dengan Tokopedia, malas repot saja, saya terima apa adanya tanpa komplain sama sekali. Yang pasti tidak ada lagi kata belanja parfum untuk kedua kali-nya di Tokopedia. Titik.
 

lanjut belanja online-nya…

 

Gara-gara pengalaman buruk itu saya jadi terpicu untuk berbelanja di Zilingo, beli barang yang sama persis, hanya berselang 3 hari setelah terima barang dari seller Tokopedia.
 
Detail transaksi jual-beli online-nya ditulis disini, lengkap dengan foto-fotonya:
Belanja Online di Zilingo, pengalaman pribadiku

Saya bukan hanya karena lihat 100 persen asli langsung mau percaya begitu saja, oh tidak, saya email bahkan telepon ke costumer service Zilingo, biar memantapkan keyakinan.

Klaimnya sama, barang yang mereka display dan jual di toko online-nya pasti asli karena sudah diverifikasi oleh pihak Zilingo, katanya begitu.

Jadi lah saya pesan, selisih harga Zilingo lebih mahal 20%-an dari Tokopedia, hampir tengah malam waktu pesan itu.

Besok paginya dapat sms konfirmasi kalo pesanan saya sudah diterima dan sementara di proses.

Di panel pengguna di dalam akun juga ada fitur untuk melihat progres, yah seperti toko online lain begitu deh, tapi tidak selengkap Tokopedia memang.

Waktu saya belanja Di Zilingo kita tidak bisa milih kurir, kurir ditentukan oleh pihak Zilingo. Yang mana yang mau mereka pakai untuk mengantar pesanan kita.

Aneh, saya belanja di Amazon US kok bisa milih, mau pake int’l shipping atau postal shipping. Di Tokopedia dan lain-lainnya juga bisa memilih, mau pakai kurir apa.

Ini di Zilingo kok jadi rada-rada tidak lazim begitu kebijakannya, untuk level Toko Online besar, ga fleksibel banget tidak boleh milih kurir, hadeuh.

Tiap hari hari saya cek di panel pengguna progresnya seperti ini, pembelian dilakukan tgl 26 April 2108:
tracking_belanja_di_panel_akun_belanja_zilingo
 

Dan Tracking ke situs kurir yang di pakai Zilingo untuk mengantar pesanan saya sampai tgl 7 Mei 2018 (kurang lebih sudah 11 hari) dapat hasil begini:
tracking_jasa_kurir_sap_express
 
Disitu dituliskan rumah saya selalu kosong dalam sebanyak 2 kali pengantaran, sampai pengantaran ketiga masih tetap status rumah kosong, jadi diantar ulang.

Sekalipun pihak kurir tidak pernah menelepon kalau memang bingung alamat atau sudah dekat dengan tempat tinggal saya tapi tersesat, atau apalah.

Bahkan seingat saya tidak pernah ada orang, mobil atau kendaraan yang secara khusus berhenti di depan rumah saya selama 12 hari itu.

Padahal sudah hampir sebulan saya tidak pernah keluar rumah. Apalagi dengan ada pembelanjaan online begitu, saya jadinya terpaksa tinggal dirumah terus demi untuk menunggu. Tapi oleh pihak SAP express dikatakan kalau rumah saya kosong.

Telepon cabang lokal SAPexpress di daerah saya, yang terima orang yang selalu bilang saya salah nomor.

Cari ke Telkom 108 (langsung tanpa operator) alamatnya tidak ditemukan.

Telepon ke CS yang waktu awal-awal sebelum transaksi belanja cepat banget diangkat, mau berapa kalipun kita menelepon. Setelah berbelanja pernah diangkat sekali saja selebihnya sibuk.

Oh ya, waktu itu CS mereka pakai nomor hp bukan nomor telepon regular katanya disuruh menunggu karena semua CS lagi sibuk melayani pelanggan, tapi kenyataannya tiba-tiba hubungan telepon malah langsung di diskoneksi sama sistem telepon otomatis mereka.
 

momok belanja online…

 
Urusan akhirnya jadi ruwet, saya email terus menerus (karena lewat telepon udah ga bisa), saya minta pembatalan saja.

Kali ini saya tidak boleh malas repot lagi, masa dua kali kena pembodohan (kalau tidak tega bilang penipuan), saya mulai komplain di sana sini.

Saya berusaha dengan susah payah untuk menghubungi Zilingo dan saya sudah tidak ingin lagi barangnya dan minta pembatalan saja.

Akhirnya pihak Zilingo menelepon di hari yang ke 13 dan mengatakan bahwa barangnya kembali karena kurir sudah mengantar beberapa kali kerumah tapi rumah kosong, haduh fitnah banget itu kurir. Saya stand by terus dirumah tapi dibilangnya rumah kosong.

Pihak Zilingo tanya apa masih mau barangnya, supaya diantar ulang, saya bilang saya sudah tidak berminat lagi, batalkan saja.

Eh, di hari ke 15 tiba-tiba ada telepon dari kurir SAP lokal domisili saya dan bilang kalau mereka sudah ada didekat rumah mau antar barang.

Barangnya akhirnya saya terima setelah menunggu kurang lebih 15 hari dan setelah habis biaya menelepon ke sana sini termasuk bolak balik menelepon bank saya.
 

Sebenarnya ini seperti berbagi pengalaman berbelanja online di toko online papan atas, tapi saya fokusnya ke Zilingo.
Karena: pengalaman pribadi

Iklan Zilingo yang sangat gencar di Televisi Nasional membuat saya ingin berbagi pengalaman supaya teman-teman lebih waspada dalam berbelanja online.

Jangan termakan iklan semata, ingat bahwa kita:

  • MEMBELI tanpa melihat penjual secara langsung.

  • MEMILIH tanpa melihat barang secara langsung.

  • MENILAI tanpa menyentuh barang secara langsung.

  • JARAK yang berjauhan antara penjual dan pembeli.

  • BARANG diantarkan oleh pihak ketiga.

dan lain-lain.

Oleh karenanya banyak kemungkinan bisa terjadi.

Tetap waspada yah. Selamat berbelanja online.
 
Kembali ke HOME

2 Responses

  1. Mbak saya juga sama seperti mbak giman ya mbak no telpon bahkan udah saya kirim imel bahkan udh hampir 2 minggu lebih ngak jelas kayak mbak kmrn meghubungi lewat apa ya mbak saya emil dan telpon sudah tidak bisa jadi saya harus gimana

    • Kemarin saya hubungi terus ke semua medianya Zilingo; mulai dari email, telepon, sampai halaman FBnya. Kalau bisa coba posting di halaman FB Zilingo, tulis ID pesanan trus tulis kalau barang belum diterima sampai sekarang, saya kemarin begitu berkali-kali. Kalau ga ada tanggapan juga, langsung share aja, nanti saya bantu share mba biar semua pada tau. Ini laman FB babicodet[dot]com, FB babicodet – share di sini juga mba nanti saya bantu Up.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.